Siapa bilang cerita di SMKS Putra Bangsa isinya cuma nilai, absen, dan tugas numpuk? Kadang, sekolah juga punya sisi lain yang… ya, nggak masuk akal kalau dipikir pake logika siang hari. Tim Edumedia Creative baru aja dapet satu cerita yang sumbernya bukan kaleng-kaleng, karena langsung diceritain sama salah satu guru. Dan tenang, ini bukan karangan bebas. Ini kisah yang bikin merinding sambil mikir, “kok bisa?”
Ceritanya kejadian waktu kegiatan Overnight Training (OTT) sebuah malam Jumat. Semua siswa kelas X, lengkap dengan panitia dan wali kelas, harus menginap di sekolah. Malam itu, para siswa lagi ngumpul rapi di musholla, fokus dengerin materi. Area tengah sekolah? Sepi. Sunyi. Tenang. Terlalu tenang buat ukuran malam.
Di pos satpam, tiga wali kelas kelas X lagi duduk santai sambil jaga malam. Sebut saja Bu Citra, Bu Engel, dan Bu Laras. Nah, Bu Laras ini dikenal punya kepekaan lebih. Bahasa halusnya: indigo. Bahasa simpelnya: sering lihat yang nggak kelihatan.
Awalnya semua normal. Sampai tiba-tiba Bu Laras mendadak diam, wajahnya berubah, matanya fokus ke satu arah. Bu Citra dan Bu Engel langsung ngerasa ada yang nggak beres. “Kenapa, Bu?” tanya mereka.
Jawaban Bu Laras sukses bikin suasana langsung turun drastis suhunya. Dengan nada setengah bisik, beliau bilang, “Itu ada bajaj lewat… tapi yang bawa pocong.”
Ya. Pocong. Ngemudi. Bajaj. Di malam Jumat. Di sekolah. Otak mana yang sanggup nerima kombinasi itu?
Detik itu juga, rasa santai langsung gugur. Pos satpam yang awalnya tempat aman mendadak terasa terlalu terbuka. Tanpa banyak musyawarah, ketiganya sepakat: cabut sekarang juga. Pos itu ditinggal, rasa penasaran dikubur, yang penting selamat dulu.
Bayangin kamu lihat bajaj pelan-pelan melintas di malam sunyi, tapi pengemudinya bukan manusia. Mau nanya tujuannya ke mana? Kagak. Refleks paling sehat cuma satu: menjauh.
Entah makhluk itu lagi mau antar siapa atau mau ke mana, yang jelas sejak cerita ini beredar, pos satpam malam-malam bukan lagi tempat nongkrong favorit.
Dan semoga kalau lihat bajaj tengah malam… pengemudinya masih manusia.
