Kalau biasanya organisasi sekolah punya program masing-masing, kali ini beda. EMC, OSIS, Rohis, dan PMR SMK Putra Bangsa kompak turun bareng dalam satu gerakan: AKRAB — Aksi Ramadhan Berbagi. Bukan cuma kolaborasi, tapi juga bukti kalau kalau niat baik dikumpulin, hasilnya bisa jauh lebih besar.
AKRAB sendiri bukan program dadakan. Ini adalah IP original milik SMK Putra Bangsa, yang tiap Ramadan selalu jadi momen buat berbagi ke sesama. Dan tahun ini, mereka berhasil bikin cerita yang cukup hangat untuk dikenang.
Tanggal 14 Maret kemarin, tim AKRAB sukses menyalurkan 59 paket sembako ke mereka yang membutuhkan. Angkanya mungkin terlihat sederhana, tapi proses di baliknya nggak sesimpel itu.
Selama Ramadan, mereka berhasil mengumpulkan donasi sebesar 1,4 juta rupiah. Dan yang menarik, uang itu nggak disimpan, nggak diputar ke hal lain, tapi langsung dibelanjakan lagi jadi sembako. Tujuannya jelas: biar yang menerima bisa lebih banyak.
Penerima bantuan pun nggak cuma satu kelompok. Ada siswa yang kurang mampu, warga sekitar sekolah, sampai orang-orang yang sering luput dari perhatian: pemulung, penyapu jalan, dan orang tua yang ditemui di jalan. Jadi bukan sekadar bagi-bagi, tapi benar-benar nyari siapa yang memang butuh.
Proses pembagian sendiri berjalan selama tiga hari. Kenapa nggak langsung sehari beres? Karena realitanya di lapangan nggak selalu sesuai rencana. Ada kendala teknis, ada juga cuaca yang sempat bikin bingung.
Siang panasnya nggak santai. Tiba-tiba hujan datang tanpa aba-aba.
Timing-nya? Selalu menarik.
Tapi di situlah serunya. Meski kondisi naik turun, tim tetap jalan. Nggak ada cerita mundur. Justru dari situ kelihatan kalau kegiatan ini bukan cuma soal program, tapi soal komitmen.
Yang paling terasa dari AKRAB bukan cuma jumlah paket yang dibagikan, tapi suasana yang dibangun. Ada kebersamaan, ada kepedulian, dan ada rasa bahwa berbagi itu bukan hal besar yang harus nunggu kaya dulu.
Kadang, cukup mulai dari yang ada.
Dan yang dilakukan EMC, OSIS, Rohis, dan PMR ini jadi pengingat sederhana:
kalau banyak tangan bergerak bareng, hasilnya nggak cuma terasa tapi juga sampai.
Ramadan memang tentang menahan diri. Tapi di SMK Putra Bangsa, Ramadan juga tentang memberi lebih.