Cegah Stunting Sejak Dini: Kok Malah Disuruh Timbang Badan? Ternyata Alasannya Bikin Paham!

0


Pernah nggak sih kalian ngerasa deg-degan pas dipanggil satu-satu ke ruang pemeriksaan? Padahal baru aja beberapa hari jadi anak baru, eh udah disuruh naik timbangan, ngukur tinggi badan, sampai lingkar pinggang juga dicek. Sekilas sih rasanya kayak lagi ikut audisi, bedanya yang dinilai bukan bakat, tapi... berat badan.


Tenang, ini bukan ajang nyari "siapa yang paling ideal" kok.


Tepat sekitar pukul 12 siang tadi, Laboratorium Keperawatan SMK Putra Bangsa mendadak lebih rame dari biasanya. Bukan karena ada praktikum, bukan juga karena ada siswa yang pingsan habis lari. Ternyata, seluruh siswa baru lagi menjalani pemeriksaan kesehatan dan status gizi yang memang rutin dilaksanakan setiap awal tahun ajaran.


Jadi kalau kalian sempat mikir, "Loh, kok baru masuk sekolah udah dicek kesehatan segala?" Nah, jawabannya sederhana. Karena sekolah nggak cuma pengen tahu nilai rapormu nanti, tapi juga pengen tahu kondisi kesehatanmu sekarang.


Sebelum mulai diperiksa, para siswa diminta mengisi data diri lebih dulu. Mulai dari nama, alamat rumah, sampai nomor WhatsApp juga dicatat. Ya kali aja nanti petugas mau kirim chat, "Selamat ya, tinggi badanmu nambah 2 cm." Ya enggak juga sih. Data itu dipakai supaya semua hasil pemeriksaan terdokumentasi dengan rapi.


Nah, habis itu baru deh masuk ke sesi yang paling bikin penasaran.


Satu per satu siswa naik ke timbangan. Berat badan dicek. Tinggi badan diukur. Lingkar pinggang juga ikut diukur. Ada yang pede karena merasa badannya ideal, ada juga yang mulai nyalahin es teh, mie instan, sama gorengan yang selama ini jadi teman setia pulang sekolah.


Menurut Bu Wanda, seluruh data hasil pemeriksaan ini nantinya akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan sebagai bagian dari pendataan status gizi siswa. Dari data tersebut juga bisa diketahui apakah ada indikasi masalah gizi, termasuk risiko stunting maupun kondisi kesehatan lain yang perlu mendapat perhatian sejak dini.


Makanya kegiatan ini bukan sekadar formalitas atau acara tahunan biar kelihatan sibuk. Justru dari sinilah sekolah bisa ikut memastikan kalau para siswanya tumbuh dengan sehat dan siap menjalani kegiatan belajar selama tiga tahun ke depan.


Soalnya percuma juga kan kalau otaknya siap menerima pelajaran, tapi badan gampang sakit gara-gara pola makan berantakan. Mau fokus belajar jadi susah, ikut kegiatan sekolah juga nggak maksimal.


Jadi buat kalian yang tadi sempat ngeluh karena harus antre timbang badan, sekarang udah tahu kan kenapa kegiatan ini penting?


Yuk mulai lebih perhatian sama kesehatan sendiri. Nggak harus langsung makan salad tiap hari kok. Minimal jangan sarapan cuma pakai angin, jangan kebanyakan minuman manis, dan jangan lupa tidur yang cukup. Karena jadi siswa keren itu bukan cuma soal nilai tinggi, tapi juga badan yang sehat buat ngejar semua mimpi.




Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default