Kalau biasanya hari libur identik sama rebahan, scroll TikTok sampai lupa waktu, atau mager keluar rumah, beda cerita sama anak-anak Edu Media Creative (EMC) minggu ini.
Bukannya santai, mereka malah punya "markas" baru buat ekskul. Yap, kali ini kegiatan EMC nggak lagi cuma di sekolah, tapi pindah sementara ke Perpustakaan Daerah Kota Bontang. Eits, jangan langsung ngebayangin perpustakaan itu tempat yang isinya cuma buku tebal dan suasana hening. Justru di sinilah keseruannya dimulai.
Yang paling semangat tentu saja para anggota baru. Soalnya ini jadi momen pertama mereka benar-benar berkumpul bareng keluarga baru di EMC. Biar nggak cuma datang, duduk, terus pulang, mereka langsung diajak bikin Kartu Anggota Perpustakaan. Kenapa? Karena mulai sekarang Perpusda bakal jadi salah satu tempat belajar rutin EMC setiap minggunya.
Lumayan kan? Daripada nongkrong nggak jelas, mending nongkrong sambil nambah ilmu.
Selama di sana, suasananya juga nggak terasa seperti lagi ikut pelajaran. Obrolannya ngalor-ngidul, tapi tetap nyambung sama dunia kreatif. Ada yang diskusi soal bikin film, ngobrol tentang cara mengambil angle video yang enak dilihat, belajar dokumentasi kegiatan, sampai bahas gimana bikin konten yang bukan cuma ramai ditonton, tapi juga punya cerita.
Sesekali ada yang sibuk motret. Ada yang pegang kamera. Ada yang mulai iseng bikin video pendek. Ya namanya juga anak konten, lihat sudut ruangan yang estetik sedikit aja langsung berubah jadi lokasi syuting.
Yang menarik, kegiatan ini bukan cuma soal belajar teknis.
Karena anggota EMC sekarang makin banyak, kesempatan ini juga dipakai buat saling kenalan lebih dekat. Ada yang baru tahu ternyata temannya jago editing. Ada yang hobi fotografi. Ada yang ternyata diam-diam suka nulis cerita. Bahkan ada juga yang awalnya pendiam, lama-lama mulai ikut nimbrung setelah suasananya cair.
Begitulah enaknya masuk komunitas. Awalnya datang sendiri, pulangnya sudah punya banyak teman yang hobinya sefrekuensi.
EMC sendiri memang ingin jadi tempat berkembang buat siapa saja yang suka dunia kreatif. Mau belajar videografi, fotografi, jurnalistik, desain, content creator, public speaking, sampai produksi film, semuanya pelan-pelan dipelajari bareng. Nggak harus langsung jago. Yang penting mau belajar dan mau berkembang.
Siapa sangka, perpustakaan yang sering dianggap tempat paling sunyi justru berubah jadi ruang penuh ide. Di antara rak-rak buku, kamera, laptop, dan obrolan santai, lahir banyak inspirasi yang mungkin suatu hari nanti berubah menjadi karya-karya keren.
Semoga dengan bergabungnya keluarga baru di EMC, komunitas ini semakin ramai oleh ide-ide segar, semakin banyak melahirkan prestasi, dan tentu saja semakin membawa manfaat, baik untuk sekolah maupun untuk anggotanya sendiri.
Karena siapa tahu, karya besar berikutnya... justru lagi direncanakan dari meja baca Perpusda hari ini.


