Cara-Cara yang Bisa Kamu Pakai Biaaar Chat Nggak Putus-Putus

0



Pernah nggak sih lagi asyik-asyiknya chat sama seseorang, terus tiba-tiba obrolannya mati? Yang tadinya balasnya "wkwkwk", lama-lama jadi "hehe", terus berubah jadi "ok", habis itu... centang dua doang. Tamat. End credit. Makasih udah nonton.


Padahal baru lima menit yang lalu kamu udah ngebayangin undangan nikah. Yaelah.


Sebenernya, menjaga chat tetap hidup itu ada seninya. Tapi tenang, artikel ini nggak bakal ngajarin kamu jadi badut yang harus terus-terusan ngelawak biar dibales. Kita cuma bakal ngebahas cara-cara absurd yang... ya... mungkin aja berhasil. Atau malah bikin kamu diblokir. Semua risiko ditanggung oleh provider masing-masing.


1. Jangan Balas "Iya"

Ini penyakit yang paling sering bikin chat meninggal dunia.

Kamu:
"Hari ini capek banget."

Dia:

"Iya."

Lah iya apaan? Itu "iya" buat nyetujui? Simpati? Atau lagi ngetes keyboard?

Kalau cuma balas "iya", ya obrolannya selesai dong. Coba kasih sesuatu yang bisa dibales lagi.

Misalnya:

"Capek kenapa emangnya?"

Nah tuh, hidup lagi chat-nya.


2. Jangan Interview Orang

Ada juga spesies manusia yang kalau chat rasanya kayak lagi daftar CPNS.

Lagi apa?

Di mana?

Sama siapa?

Udah makan?

Makannya apa?

Nasinya berapa butir?

Ya ampun, santai dikit napa. Kasihan lawan chat-mu. Dia lagi ngobrol apa lagi disensus BPS?

Ngobrol itu lempar-balik cerita. Bukan sesi interogasi.


3. Pakai Jurus "Eh Jadi Inget..."

Ini jurus paling sakti.

Lagi ngobrol apa aja, terus tiba-tiba bilang:

"Eh jadi inget..."

Mau nyambung ke cerita lucu, pengalaman memalukan, kejadian waktu SD, semuanya masuk.

Misalnya lagi bahas hujan.

"Eh jadi inget waktu aku pulang sekolah terus kehujanan, bukunya malah aku lindungin, aku sendiri kayak ayam kecemplung."

Nah kan enak. Jadi ada cerita baru.


4. Jangan Takut Jadi Agak Aneh

Kadang obrolan paling seru itu justru dimulai dari pertanyaan yang nggak penting.

Contohnya:

"Kalau ayam bisa sekolah, menurutmu dia bakal paling jago mapel apa?"

Atau...

"Kalau Indomie rasa semangka keluar, kamu berani nyobain nggak?"

Emang nggak penting.

Tapi justru dari situ obrolan bisa nyasar ke mana-mana. Dari ayam, tahu-tahu debat mie rebus vs mie goreng. Dari situ lanjut bahas makanan favorit. Dari makanan favorit lanjut bahas tempat makan. Dari tempat makan... yaudah, semoga nggak ghosting.


5. Jangan Langsung Hilang 7 Hari

Ini juga lucu.

Lagi chat tiap hari.

Tiba-tiba...

Menghilang.

Seminggu kemudian muncul lagi.

"P."

Ya Allah...

Kamu pikir orang lagi main Mobile Legends? Tinggal reconnect?

Kalau memang sibuk ya bilang aja.

"Maaf ya, tadi ada urusan."

Selesai.

Simple.


6. Jangan Maksa Kalau Orangnya Lagi Nggak Mood

Ini penting.

Nggak semua orang harus selalu semangat ngobrol.

Kadang mereka capek.

Kadang lagi banyak tugas.

Kadang lagi rebahan sambil menatap langit-langit kamar dan mempertanyakan kenapa uang jajan habis padahal baru hari Senin.

Kalau balasnya pendek-pendek terus, jangan langsung mikir:

"Dia pasti benci aku."

Belum tentu.

Bisa aja dia cuma ngantuk.

Atau kuotanya tinggal 12 MB.


7. Punya Bahan Cerita

Kalau hidupmu isinya cuma:

Sekolah.
Pulang.
Tidur.
Main HP.
Tidur lagi.


Ya lama-lama chat juga mentok.


Coba sesekali ikut kegiatan.

Main basket.

Masuk ekskul.

Bikin konten.

Nonton film.


Atau minimal lihat kucing tetangga jatuh dari pagar.

Percaya deh, hidup yang isinya pengalaman bakal bikin obrolan jauh lebih seru daripada sekadar:

"Lagi apa?"

 

8. Jangan Kebanyakan Mikir

Kadang sebelum ngirim chat kita malah sibuk mikir.

"Hmm... kalau aku kirim ini dia ilfeel nggak ya?"

"Hmm... emoji ketawa satu apa dua?"

"Hmm... titiknya satu apa tiga?"

Lima belas menit mikir.

Ujung-ujungnya...

Nggak jadi ngirim.

Padahal mungkin lawan chat juga lagi nunggu.


Intinya...

Kalau chat mulai sepi, jangan panik.

Nggak semua obrolan harus berlangsung 24 jam sehari. Orang juga punya kehidupan di luar layar HP.

Yang penting, jadilah orang yang enak diajak ngobrol. Bisa dengerin, bisa cerita, bisa ketawa, dan nggak bikin lawan chat merasa lagi ikut ujian wawancara kerja.

Kalau setelah semua cara di atas dicoba chat tetap putus-putus...

...ya mungkin sinyalnya yang jelek.

Atau...

...memang semesta lagi ngasih kode buat kamu berhenti nunggu balasan dan mulai ngerjain PR yang udah numpuk dari minggu lalu. Jangan pura-pura lupa.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default